-->

Langkah-Langkah Cara Mendaftar Saham Untuk Pemula

OLAHAN INTERNET.Apa saja syarat maupun Langkah-langkah Mendaftar Saham Untuk Pemula?Di antara kamu ada yang tertarik ingin mebuat trading atau investasi saham?Tapi bingung harus mulai dari mana?

Memang beli saham itu gimana ya caranya? Apa kita harus datang langsung ke Bursa Efek Indonesia?Atau datang langsung ke perusahaannya buat beli saham?

Langkah-Langkah Cara Mendaftar Saham Untuk Pemula
Gambar ilustrasi:grafik pasar saham


Atau bagaimana ya? Nah di Di tulisan kali ini aku mau menjawab pertanyaan tersebut sekaligus akan membahas tentang langkah-langkah cara melakukan transaksi saham,Mendaftar Saham Untuk Pemula.

Baca Juga: Tips Main Saham Untuk Pemula

Gimana sih prosesnya?Sebelumnya aku mau kasih tahu dulu,kalau yang aku jelaskan disini adalah tahap-tahap bertransaksi saham perusahaan terbuka dimana yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Pertama, kamu perlu tahu dulu mekanisme jual-beli di pasar saham tuh kayak gimana.
Transaksi jual beli di pasar saham itu yang pastinya terjadi Ketika ada pembeli dan penjual yang menawar di harga saham yang sama.

Transaksinya sama juga ketika kita tawar-menawar di pasar tradisional.Di mana pembeli ingin dapat harga yang murah sementara penjual juga pengen jual barangnya di harga yang tinggi.

Nah, para penjual dan pembeli itu terus tarik-tarikan harga.Saling tawar-menawar harga sampai mereka sepakat buat jual dan beli barangnya di harga yang sama.

Kalau transaksi di pasar tradisional kan terjadi secara langsung nih,bedanyaTransaksi di pasar saham ini terjadi secara digital.

Baca Juga: Pengertian Saham Dan Cara Kerjanya

Simpelnya, semua tawar-menawar harga saham antara pembeli dan penjual itu terjadi secara digital.

Kalau harga antara pembeli dan penjual cocok, terjadilah sebuah transaksi jual beli saham.

Jadi kita tidak perlu datang ke Bursa Efek Indonesia ya atau ke perusahaannya langsung.Karena semua transaksi saham ini sudah terjadi secara digital.

yang melakukan penawaran jual-beli saham ini tidak cuma beberapa orang doang, tapi ratusan ribu bahkan jutaan orang yang tersebar di seluruh Indonesia dan dunia.

Baca Juga: 7 Faktor Penyebab Naik Turunya Harga Saham

Nah, sekarang mungkin kamu bertanya-tanya,bagaimana ya caranya kita bisa melakukan transaksi jual beli saham tersebut pakai platform apa?

Pakai aplikasi e-commerce, fintech, bank, atau apa?Nah ada satu pihak yang berperan sebagai perantara dan penyedia platform untuk bertransaksi di bursa saham.Mereka adalah perusahaan sekuritas.

Lewat platform yang disediakan sama sekuritas kita bisa langsung nawar buat beli atau jual saham di harga tertentu.

Nantinya penawaran jual beli saham kita itu bakal dikirim ke sistem trading bursa Kalau kamu nih berminat ingin melakukan transaksi saham,kamu perlu bikin dulu akun di perusahaan sekuritas tersebut.

Baca Juga: Strategi Menabung Saham Untuk Pemula 2020 Dengan Modal Yang Kecil

Kondisinya mirip nih kalau kamu mau belanja di toko online,Kamu kan harus bikin akun dulu tuh sebelum bertransaksi.

Sekuritas juga sama kalau kamu mau melakukan transaksi saham kamu harus buat dulu akun di perusahaan sekuritas

saat kamu bikin aku sekuritas,kamu juga akan sekaligus bikin akun rekening bank yang akan terhubung dengan akun sekuritas kamu.

Nantinya, uang yang dipakai buat transaksi beli saham ataupun uang hasil penjualan saham kamu itu akan masuk ke rekening bank tersebut.

Rekening bank tersebut itu biasa disebut sebagai rekening dana nasabah (RDN)atau rekening dana investor (RDI)

Biasanya sekuritas Tersebut bakal mengasih beberapa pilihan bank buat jadi RDN kamu.

Baca juga: Aksi Korporasi dalam dunia pasar modal atau Pergerakan Harga Saham

Jadi kamu bisa pilih nih, bank yang sesuai sama preferensi kamu Misalnya nih, BCA, BRI, Mandiri, dan lain-lain.

Ingat juga, kamu tidak bisa pakai rekening tabungan Bank yang sudah kamu punya sebelumnya.RDN itu harus berupa rekening baru yang dibikin berbarengan saat kita bikin akun sekuritas.

Perusahaan sekuritas sendiri jumlahnya itu asangat banyak ada sekitar 100-an sekuritas
yang terdaftar di bursa dan dibawah naungan OJK(Otoritas Jasa Keuangan).

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Bursa Saham

Ada Mirae sekuritas,Indopremier sekuritas,Sinarmas sekuritas,BCA sekuritas
Phillip sekuritas, dan lain-lain.

Dari sekian banyak sekuritas yang ada
Kamu bisa pilih sekuritas yang sesuai sama kriteria kamu.

buat kamu para pemula mungkin kamu bingung, gimana sih cara memilih sekuritas?
Kriteria apa sih yang harus dipenuhin? Soalnya sekuritas kan ada banyak banget tuh

Gimana ya cara milihnya?Nah aku juga pernah mengalami hal yang sama
Bingung memilih sekuritas dan aku sampai bikin 4 sekuritas sekaligus

Alasannya karena saat itu aku tidak tahu tentang fitur-fitur yang aku butuhkan untuk melakukann transaksi saham.

Baca juga: Tips Mencicil Saham Bagi Pemula

Sekarang aku mau share,kriteria dan cara yang aku lakukan ketika aku memilih sekuritas buat bertransaksi saham.

Ada 5 kriteria yang aku pakai:

1.Yang pertama platform online trading
2.Yang kedua fitur automatic order dan stoploss
3.Yang ketiga fee transaksi
4.Yang keempat deposit minimal
5.Dan yang kelima review pengguna.

Yang pertama platform online trading.

Jadi begini, ada sekuritas yang punya platform online trading dan ada yang masih pakai offline trading.Kalau sekuritas punya platform online trading,artinya, setiap pemesanan jual beli saham yang kita buat sebagai nasabah itu dilakukan secara online
dan mandiri pakai aplikasi yang disediakan sama sekuritas.

Baca juga: Kesalahan Investor atau Trader Pemula Yang Baru Belajar Saham

Sementara ketika sekuritas itu cuma melayani offline trading saja,Artinya, setiap kita mau bertransaksi saham, kita itu harus menghubungi langsung pihak sekuritas yang
bersangkutan untuk melakukan pemesanan saham yang mau kita beli atau kita jual.

Buat aku sendiri yang sering melakukan transaksi saham dalam jangka waktu pendek.

Platform online trading itu krusial banget,
jadi aku bakal memilih sekuritas yang punya platform online trading dengan kualitas yang bagus.

Sementara kalau kamu berencana investasi jangka panjang dan tidak akan ngotak-ngatik investasi saham kamu Mungkin platform online trading ini jadi krusial.

Hal yang aku jadikan pertimbangan ketika memilih platform online trading, yaitu:

Aplikasi jarang bermasalah.Gini, aplikasi-aplikasi yang disediakan sekuritas itu umunya bisa kita download meskipun kita itu belum jadi nasabah mereka.

Saranku, sebelum kamu mengajukan pembuatan akun,lebih baik kamu coba dulu aja platform online trading yang mereka punya.Setidaknya untuk memastikan platformnya itu sering bermasalah atau tidak.

Yang kedua adalah automatic order atau fitur stoploss.

Namanya melakukan transaksi saham, kita kan tidak akan selalu untung gitu ya,Ada kalanya kita mengalami kerugian.Ingat, tujuan transaksi di saham itu bukan cuma mencari keuntungan,tapi juga menjaga modal yang kita punya.

Ketika bertransaksi saham itu aku itu menentukan batas kerugian yang sanggup aku terima Misalnya nih, aku akan jual rugi sahamku kalau harganya menyentuh harga tertentu.

Inilah kegunaan fitur stoploss,Dimana kita bisa menentukan rencana menjual atau beli saham tertentu dengan kondisi-kondisi
yang sudah kita rencanakan sebelumnya.

Yang selanjutnya adalah fee transaksi

Sekuritas sebagai penyedia platform trading
tentu mereka itu menerapkan biaya-biaya tertentu buat nasabahnya.Nah, salah satu biaya yang harus kita bayar itu adalah fee beli dan fee jual.

Simpelnya sih kita akan dibebankan biaya nih setiap kali melakukan transaksi beli dan transaksi jual saham.Fee transaksi yang diterapkan tiap sekuritas juga bisa beda-beda.

Fee beli itu mulai dari 0.15% dari nilai saham yang kita beli,Sementara fee jual itu mulai dari 0.25 persen dari nilai saham yang kita jual.Dan mau kita untung atau rugi di saham,
fee Ini harus tetap dibayar.

fee yang dibebankan itu sudah termasuk pajak yang harus kita bayar.Kalau aku tentunya bakal pilih fee sekuritas yang harganya bersaing.

Yang selanjutnya adalah deposit minimal.

Di awal aku kan sudah dijelaskan,kalau saat membuka akun saham kita itu akan langsung bikin rekening dana nasabah.

Rekening ini ada deposit minimalnya,Simpelnya ada jumlah minimum yang harus kita setorkan ke RDN kita
Deposit minimal ini jumlahnya bermacam-macam,mulai dari 100.000 sampai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Jadi, kalau dana kamu terbatas,kamu bisa mempertimbangkan deposit minimal yang harus disetorkan.

Yang terakhir adalah review pengguna

Nah sebelum milih sekuritas, sebaiknya kita juga baca review review pengguna lainnya yang sudah jauh lebih dulu pakai sekuritas yang bersangkutan.

Supaya kita juga bisa tahu kira-kira apa aja sih kelebihan dan kekurangan platform milik sekuritas tersebut.

Gimana sih kualitas customer servicenya dan lain-lain.Nah, itu beberapa hal yang aku jadikan pertimbangan sebelum bikin akun sekuritas.

Sekarang kita bahas gimana sih caranya daftar akun sekuritas

Berdasarkan pengalamanku ada dua cara yang bisa kamu lakukan.

Yang pertama adalah daftar langsung ke sekuritas atau daftar melalui Sekolah Pasar Modal

Yang pertama adalah daftar langsung ke sekuritas.

Nah, daftar langsung ke sekretaris tuh bisa melalui 2 proses nih:Ada yang offline ataupun yang online.

Kalau kamu daftar cara offline Kamu bisa langsung datang aja ke kantor sekuritas yang ada di kota kamu.Kamu bisa akses list sekuritas yang ada di kota kamu di website idx Setelah menentukan mau daftar di sekuritas mana, kamu bisa langsung mendatangi kantor sekuritas yang bersangkutan dan ikuti prosedur pembuatan akun sekurita.

Kalau mau buka akun sekuritas dengan cara ini jangan lupa bawa dokumen yang dibutuhkan ya seperti KTP NPWP sampai buku tabungan kamu.Kalau kamu tidak ingin datang langsung ke kantor sekuritas atau di kotamu tidak ada kantor sekuritas yang lokasinya terjangkau,Sebagian sekuritas yang tersedia itu sudah menyediakan pendaftaran secara online.

Nah, daftar online ini tuh ada dua jenisnya.

Ada sekuritas yang menyediakan formulir secara online terus kita bisa download dan print formulirnya.Setelah itu kita isi formulir dan lengkapi persyaratannya.

Kalau sudah selesai kita kirim semua dokumennya ke alamat sekuritas yang bersangkutan.Itu proses yang aku lakukan dulu saat mendaftar sekuritas.

Tapi sekarang ada juga nih sekuritas yang sudah menyediakan pendaftaran full secara online.

Jadi kita tidak perlu kirim-kirim dokumen lagi. Semua tanda tangan, dokumen, dan lain-lain dikirim secara digital.

Sekarang kita lanjut ke cara yang kedua yaitu ikut Sekolah Pasar Modal atau SPM.

Jadi, Bursa Efek Indonesia itu menyediakan program edukasi dan sosialisasi tentang pasar saham melalui Sekolah Pasar Modal.

Nah, kalau kamu mengikuti program tersebut kamu akan dapetkan edukasi awal sekaligus
fasilitas untuk membuat akun sekuritas.

Kalau kamu tertarik untuk ikut SPM, kamu bisa langsung liat jadwal dan pendaftarannya di website Sekolah Pasar Modal.

Perlu diketahui,bahwa saham itu adalah instrumen investasi yang berisiko tinggi
Jadi sebelum kamu terjun langsung di saham,pastikan ini sesuai dengan profil risiko kamu.

Jangan lupa juga untuk tahu risiko-risiko apa saja sih yang mungkin kamu dapatkan saat kamu bertransaksi di saham.

Dan jangan sampai kamu bertransaksi di saham cuma modal ikut-ikutan doang.Itulah langkah-langkah Cara mendaftar Saham Untuk Pemula.

Tag:cara membeli saham untuk pemula,

cara daftar saham untuk pemula,

cara membeli saham untuk pemula (bagian i),

cara membeli saham online untuk pemula,

cara daftar saham online untuk pemula,

bagaimana cara membeli saham untuk pemula,

cara mendaftar saham bagi pemula,

cara membeli saham pemula,

cara membeli saham bagi pemula,

cara membeli saham buat pemula,

cara membeli saham online bagi pemula,

cara membeli saham perusahaan bagi pemula,

cara mendaftar saham,

cara mendaftar saham online,

mendaftar saham online,

mendaftar saham,

cara mengikuti saham online,


0 Response to "Langkah-Langkah Cara Mendaftar Saham Untuk Pemula"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel