Tugas dan Fungsi Panaru Dalam Pernikahan Adat Batak

 Wargabatak,Tugas dan Fungsi Panaru Dalam Pernikahan Adat Batak.Dalam Adat Batak Panaru Artinya Adalah Pengantar dalam bahasa batak disebut Panaruhon.

Dalam Adat Batak Panaru Adalah Gadis Batak Yang Masih Lajang untuk menemani pengantin Wanita yang sedang Menikah atau pengiring pengantin wanita pada Acara Pernikahan Suku Batak yang biasanya Berada Disebelah kiri pengantin Wanita.

Sementara Untuk Laki-laki Disebut dengan Pandongani Atau pendamping Mempelai Pria dari sinilah awal mulanya Adanya Istilah Panaru Dalam Adat Batak.Dimana,Sampai saat ini adat Perkawinan Suku Batak Toba masih memakai Aturan Ini terutama Bagi Pihak Gerja HKBP(Huria Kristen Batak Protestan).

Tugas dan Fungsi Panaru Dalam Pernikahan Adat Batak
Panaru Dalam Pernikan Adat Batak


Tugas dan Fungsi Panaru Dalam Pernikahan Adat Batak

Dahulunya Panaru ini akan ikut pula ke kampung halaman Mempelai lelaki Dan Tidak akan di ijinkan pulang Jika Malam Pertama Sang Pengantin belum Terlaksana Dengan Baik.

Fungsi Panaru Dalam Adat Batak adalah Sebagai pendamping Untuk Para pengantin yang akan melakukan Pemberkatan pernikahan disaat Acara Pesta.

Panaru biasanya Dipilih oleh Pengantin wanita,Dan Tidak Jarang panaru ini akan berikan Kepada Teman maupun sahabat pengantin wanita.Dimana Ini bertujuan Untuk membangun Mental Dan kenyamanan Untunk pengantin wanita supaya.

Karena seseorang Gadis Wanita yang baru menikah belum terbiasa akan keluarga Barunya,masih ada Perasaan Malu-malu,Janggal,Dan belum semampunya berinteraksi dengan baik,Butuh adaptasi sehingga Panaru akan menemaninya Dan memberikan Berbagai Nasehat dan dukungan,sehingga Baiknya dipilih lah sang sahabatnya sendiri.


Begitu Juga Halnya Untuk mempelai Pria,Tentunya akan menemukan Kecanggungan Ketika Pertama Kalinya berdiri Memakai Pakaian Adat Resmi,Tugas Dan Fungsinya Pula Sama Seperti Panaru wanita.


Dampingan Ini dilakukan Ketika Pemberangkatan Pemberkatan Ke Gereja,Kedua Panaru  akan Mendampinginya dan memberikan Bunga Untuk Pasangan Pengantin Pernikahan.


Ketika Dampingan Ini selesai dilakukan Dengan Baik,Biasanya Keluarga Baru,Atau pengantin yang sudah resmi suami istri akan memberikan Buah tangan berupa oleh-oleh baik itu bersifat materi atau uang,Maupun berupa Barang Fisik seperti pakaian sebagai kenang-kenanganya.


Dalam Memilih Orang yang bertugas Sebagai panaru,Usahakan Beda Marga Antara Panaru Wanita dan Pandongani Untuk pria.Karena Biasanya Kedua Pendamping Ini juga Akan Kenalan(Marsitandaan)Dan tidak jarang juga pertemuan itu bisa menjadi jalan perjodohan antara keduanya.


Namun Saat ini,Panaru Ini sudah banyak yang dipilih sendiri,oleh pihak pengantin,bahkan Memilih itonya sendiri dan Kerabatnya sendiri,dimana Pandamping ini Satu marga Atau Sa Ito,Ini terlihat sangat Jelek,Bagaimana Mungkin Itonya lelaki memakai Jas,Dan Pendamping Wanita Juga memakai Kebaya dan berdiri bersama Dan di Foto Juga,Entah ini diijinkan atau tidak dalam adat batak datanya belum pasti diketahui karena pada dasarnya sudah banyak acara pemberkatan pernikahan Dudampingi oleh pihak keluarga/kerabat dekat sang Mempelai pri yang notabenenya Jelas-jelas masih Satu Marga.


Itulah Seputar pengetian Panaru/pendamping pernikahan dalam Adat Batak.





Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak